store.kintakun-bedcover.co.idJika Moms perhatikan, tumbuh kembang si kecil dari tahun pertama ia lahir sampai memasuki usia kanak-kanak berbeda-beda. Mereka harus melewati beberapa fase agar tumbuh kembangnya optimal. Nah, saat usianya hendak mencapai 1 tahun, ia akan mulai memfungsikan motoriknya lebih lanjut. Oleh karena itu, si kecil butuh didukung oleh mainan yang sesuai dengan tahapan usia tersebut.. Berikut 5 mainan untuk melatih motorik anak yang bisa Moms coba di rumah. Selamat bermain!

Foto : Pexels

 

  • Puzzle Sederhana

Foto : Unsplash

Mainan untuk melatih motorik anak yang paling umum untuk Moms coba adalah puzzle. Untuk tahapan usia ini, konsep puzzle-nya lebih sederhana, hanya sekadar bongkar pasang. Bentuknya bisa berupa bola, karpet, atau bentuk puzzle pada umumnya dengan bentuk hewan atau alfabet sebagai bagian yang kosong. Selain itu, ada baiknya memilih bahan busa karena teksturnya lebih lembut di kulit bayi. Nah, tentu saja, Moms masih harus membimbing si kecil saat bermain puzzle sembari mengajarkannya. 

  • Mainan Genggam

Foto : Pexels

Grasping toys merupakan mainan genggam yang bagus untuk menstimulasi motorik si kecil di usia rentang 4-5 bulan. Moms sebaiknya melatih tangan si kecil agar bisa menggenggam benda-benda yang ada di sekitarnya, juga agar otot tangannya perlahan menguat. Meskipun aktivitasnya belum teratur, masih melempar-lempar benda, Moms tak usah gusar karena hal ini biasa. Asal Moms tekun dan rajin menstimulasi, si kecil pasti bisa.

  • Buku Sensorik

Foto : Pixabay

Mainan untuk melatih motorik anak berikutnya adalah buku sensorik. Ketika si kecil memasuki usia 6-7  bulan, Moms bisa memberikannya buku warna-warni dengan tekstur gambar yang menonjol sedemikian rupa. Hal ini bertujuan agar ia bisa mengenal bentuk dengan cara membedakan tekstur yang bermacam-macam. Selain itu, jika anak terbiasa dibacakan buku sedari kecil, ia akan lebih terbiasa untuk membaca kelak nanti. Jadi, Moms jangan ragu ya untuk menyediakan buku edukatif pada si kecil karena motoriknya akan terasah.

  • Susun Ring Donat

Foto : Pinterest

Mainan susun ring donat termasuk salah satu mainan untuk melatih motorik anak. Mainan ini bisa mengasah kemampuan anak untuk berkonsentrasi dan belajar menghitung karena melibatkan koordinasi tangan dan mata. Susun ring donat ini nantinya akan membentuk menara. Dengan menyusun cincin-cincin plastik berwarna ke dalam tiangnya, si kecil akan belajar mengenal perbedaan warna. 

  • Lego 

Foto : Pexels

Lego sedang digandrungi oleh para orangtua sebagai mainan untuk melatih motorik anak. Bentuknya yang kotak-kotak dan warna-warni sengaja didesain untuk melatih imajinasi serta kemampuan koordinasi tangan dan mata si kecil. Karena permainan ini termasuk freeplay, si kecil bisa menentukan sendiri akan dibuat apa susunan-susunan balok tersebut. Ada baiknya, Moms membimbingnya saat bermain lego agar kemampuan kerja samanya terlatih dan rasa empatinya juga terasah.

Nah, selain mainan di atas, Kintakun Collections juga senantiasa menghadirkan selimut bayi yang dapat mengasah kemampuan motorik si kecil sedari bayi. Ada Kintakun Baby Hoodie Blanket dan Kintakun Baby Bubble Blanket yang dirancang dengan bentuk dan tekstur yang lucu untuk melatih motorik anak. Selain bisa meningkatkan sensor si kecil terhadap benda, Kintakun Baby Blanket juga telah bersertifikasi SNI dan terbuat dari bahan berkualitas tinggi. Jadi, si kecil tidak akan terkena alergi saat memakai selimut hypoallergenic ini. Yuk, buruan cek stoknya di sini atau marketplace kesayangan Moms, ya.

 

Sumber : babylist, popmama, parentingclub

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *