store.kintakun-bedcover.co.idSprei yang berkualitas bukan hanya perkara bahan dan motif saja. Tapi, faktor kebersihan sprei pun perlu diperhatikan karena kain sprei bersentuhan langsung dengan kulit kita setiap harinya. Jika dibiarkan kotor, hal ini tentu bisa menjadi sarang penyakit. Tahu sendiri kan, salah satu penyebab alergi kulit dan gangguan pernafasan adalah sprei yang kotor. Itulah kenapa kita harus rutin mencuci sprei. Pertanyaannya, mencuci sprei harus berapa minggu sekali? Ini kata para pakar kesehatan dunia!

mencuci sprei

Cuci Sprei Seminggu Sekali, Ya!

Sepertiga hari kita dihabiskan di atas tempat tidur untuk beristirahat. Nah, saat kita tidur, kita akan melepaskan sel-sel kulit mati ke atas kulit sprei. Ditambah lagi keringat tubuh. Hal ini bisa mengundang tungau debu dan bakteri untuk hinggap di atas kain sprei. Karena itulah, wajib hukumnya untuk mencuci sprei seminggu sekali

Bahkan, beberapa di antara kamu disarankan untuk mencuci sprei lebih dari sekali seminggu. Hal ini berlaku jika kamu memiliki alergi kulit, sering berkeringat saat tidur, atau jika kamu punya hewan peliharaan dan sering dibawa tidur di atas kasur. Cucilah sprei 3 hari sekali untuk menghindari alergi. Kamu mungkin khawatir sprei akan luntur jika terlalu sering dicuci. Tapi tenang, sprei Kintakun dirancang dengan disperse print sehingga dijamin tidak akan luntur dan warnanya tidak cepat pudar, lho.

Bolehkah Mencuci Sprei Sebulan Sekali Saja?

Beberapa di antara kamu mungkin menganggap bahwa mencuci sprei seminggu sekali itu terlalu berlebihan. Meskipun bahayanya tidak kasat mata, faktor kebersihan sprei tidak boleh dianggap sepele. Dalam kurun waktu beberapa hari saja, debu, sel kulit mati, dan bakteri akibat keringat bisa menggunung di atas kain sprei.

Semakin jarang rentang waktu kamu untuk mencuci sprei, tungau debu akan berkembang biak dengan cepat. Ini karena mereka mendapatkan santapan sel kulit mati dari sprei yang tidak pernah dicuci. Tungau debu memang tidak menggigit kulit manusia, tapi kehadirannya bisa menyebabkan gejala alergi dan iritasi saat bersentuhan dengan kulit.

Jadi, kalau kamu mencuci sprei sebulan sekali, berarti kamu harus siap hidup berdampingan dengan biang penyakit tersebut selama 4 minggu berturut-turut. Jika keadaan memang tidak memungkinkan untuk mencuci sprei seminggu sekali, maka pastikan kamu harus menjaga kebersihan tubuh dengan lebih ekstra lagi. Sebagai contoh, rutin mandi sebelum tidur, cuci muka sebelum tidur, mengibaskan sprei sebelum tidur agar sel kulit mati tidak hinggap di atas kasur, dan lain-lain.

Cara Mencuci Sprei yang Baik

Baca artikel lainnya

  1. Lihat instruksi pada kemasan produk. Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa cek artikel sebelumnya.
  2. Jika memiliki alergi, bilas kain sprei dua kali dengan air bersih untuk menghilangkan residu deterjen.
  3. Jemur dengan cara digantung..

Bagaimana dengan Perlengkapan Tidur Lainnya, Cuci Berapa Minggu Sekali?

Kita sudah tahu kalau sprei harus dicuci minimal seminggu sekali. Lantas, bagaimana dengan perlengkapan tidur lainnya?

  • Sarung Bantal / Sarung Guling dicuci seminggu sekali bersamaan dengan sprei.
  • Comforter, Bedcover atau Selimut dicuci 2-3 bulan sekali.
  • Bantal dicuci 4-6 bulan sekali, jika memungkinkan untuk dicuci di rumah.
  • Kasur harus dibersihkan 6 bulan sekali. Perhatikan cara mencucinya agar kasur tetap awet.

Jadi, sudah tahu kan ya kalau mencuci sprei itu harus seminggu sekali? Nah, agar kesehatan seluruh anggota keluarga semakin terjaga, pastikan kamu memilih sprei dengan fitur anti bakteri. Seri Kintakun Luxury telah bersertifikat Sanitized dan terjamin anti bakteri, sehingga cocok untuk kulit sensitif sekalipun. Dengan bahan yang super lembut dan kemampuan menyesuaikan suhu, sprei ini bisa jadi pilihan terbaik untuk kamu yang ingin upgrade kualitas tidur. Yuk, miliki koleksinya sekarang juga dengan klik link berikut ini.

 

Sumber:

Self 

Sleep Foundation 

-10%
Rp 1,080,000 Rp 972,000

Hemat Rp 108,000

-48%
Rp 167,500 Rp 87,500

Hemat Rp 80,000

-51%
-51%
Rp 172,500 Rp 87,500

Hemat Rp 85,000

-46%
Rp 267,500 Rp 145,000

Hemat Rp 122,500

-46%
Rp 267,500 Rp 145,000

Hemat Rp 122,500

-76%
Rp 780,000 Rp 185,000

Hemat Rp 595,000

-46%
Rp 267,500 Rp 145,000

Hemat Rp 122,500

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *