store.kintakun-bedcover.co.idTidur nyenyak tentu menjadi dambaan semua orang. Namun, masih banyak di antara kita yang mengalami susah tidur di malam hari. Nah, kamu mungkin bertanya-tanya, kenapa susah tidur dan apa sih penyebabnya? Selain karena gaya hidupmu yang kurang sehat dan teratur, kamu juga mungkin belum sadar nih, ada banyak sekali benda di kamar tidur yang secara tak langsung dapat mengganggu waktu istirahat kita. Jika kamu tak segera mengeluarkannya, perlahan tapi pasti, dampak buruk dari benda-benda tersebut akan sangat terasa, lho. Inilah daftar benda yang umumnya menjadi penyebab kenapa susah tidur.

  • Benda-Benda Elektronik

Adanya peralatan elektronik di kamar tidur adalah salah satu penyebab utama kenapa susah tidur. Selain memicu stres dan rasa cemas, peralatan elektronik seperti ponsel dan gadget juga bisa berbahaya bagi kesehatanmu, lho. Blue light yang dipancarkan dari ponsel dapat mengganggu produksi melatonin, yang dapat mengganggu pola tidur. Tak hanya ponsel saja, keberadaan TV di kamar tidur juga dapat merusak waktu istirahatmu.

  • Tumpukan Barang

Barang-barang yang menumpuk seperti pakaian, buku, majalah, dan cucian kotor tentunya akan merusakan pemandangan kamar. Hal ini otomatis akan mengganggu pikiran di malam hari, sehingga berdampak pula pada kenyamanan istirahat. Tumpukan barang ini juga akan membuat kamarmu terasa pengap, terlebih jika mengeluarkan aroma yang kurang segar. Untuk itu, jangan malas merapikan benda-benda tersebut setelah kamu menggunakannya. Bahkan, jika sudah tidak terpakai, ada baiknya kamu langsung menyingkirkan benda-benda tersebut dari kamar tidurmu.

  • Tempat Tidur yang Tidak Sejuk

Suhu kamar yang terlampau panas juga kerap menjadi penyebab kamu susah tidur. Apalagi, jika ditambah dengan penggunaan sprei berbahan kasar dan cenderung panas. Kamu pastinya akan merasa tidak nyaman selama semalaman berada di atasnya. Sebagai solusinya, pilihlah sprei dan bedcover berbahan alami seperti katun dan sprei dengan teknologi kontrol suhu. Karena meskipun temperatur kamarmu tergolong panas, sprei berteknologi ini akan mampu menyesuaikan suhu dan memberikan kesejukan bagi tubuhmu. Tak perlu bingung mencari, kamu bisa mendapatkannya lewat koleksi Kintakun Luxury dengan teknologi HeiQ Smart Temp.

  • Bantal Lama yang Tak Layak Pakai

Bantal juga bisa menjadi penghambat waktu istirahatmu, lho. Baiknya, bantal harus diganti setahun sekali. Sebab, jika kamu masih tidur di atas bantal yang sudah rusak dan tidak empuk, bukan hanya kesehatan kepala dan tulang leher saja yang terganggu, tapi kamu juga membiarkan tungau dan bakteri hinggap di kepalamu. Ingin tahu seperti apa kondisi bantal yang sudah tak layak pakai? Jika kamu melipat bantal menjadi dua dan bantal tidak kembali ke bentuk aslinya, itu adalah pertanda kamu harus mengganti bantal baru, apalagi jika teksturnya sudah menggumpal, bernoda, dan mengeluarkan bau.

Sedang mencari bantal baru untuk menjawab permasalahan kenapa susah tidur yang kamu alami? Inilah saatnya kamu mencoba beristirahat dengan bantal kesehatan terbaru yang mampu mendukung kesehatan tulang. Perkenalkan Sleep Gonggam Milk PIllow, inovasi bantal yang menjadi mega best seller di Korea Selatan karena kemampuannya mendukung tulang leher bagian belakang. Dibuat dari 100% Latex alami dengan struktur bantal yang ergonomis sehingga mampu mendukung C-spine, kamu bisa merasa nyaman maksimal dan bebas bergerak saat tidur. Alhasil, tak ada lagi ceritanya kamu kesulitan untuk tidur di malam hari. Nah, tak perlu jauh-jauh ke Korea Selatan, kini Kintakun Collection menghadirkannya di Indonesia. Yuk, cek koleksi selengkapnya melalui link ini dan pilih marketplace favoritmu.

 

Sumber:

The Healthy, The Spruce

-10%
Rp 1,080,000 Rp 972,000

Hemat Rp 108,000

-46%
Rp 267,500 Rp 145,000

Hemat Rp 122,500

-51%
Rp 172,500 Rp 87,500

Hemat Rp 85,000

-46%
Rp 267,500 Rp 145,000

Hemat Rp 122,500

-76%
Rp 780,000 Rp 185,000

Hemat Rp 595,000

-51%
Rp 270,000 Rp 132,500

Hemat Rp 137,500

-50%
Rp 167,500 Rp 87,500

Hemat Rp 80,000

-51%
Rp 172,500 Rp 87,500

Hemat Rp 85,000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *