store.kintakun-bedcover.co.id – Salah satu jenis kain sprei yang paling banyak diburu masyarakat Indonesia adalah sprei berbahan Microtex atau Microfiber. Selain karena harganya yang lebih terjangkau, sprei ini juga menjadi idola berkat kelembutan dan ketahanan bahan yang cukup mumpuni. Namun, semua keunggulan tersebut akan sia-sia jika kita tak pandai merawatnya. Untuk itu, ada baiknya kita simak beberapa tips merawat sprei microtex berikut ini.

  • Pastikan Sesuai dengan Ukuran Kasur

Tips merawat sprei Microtex yang pertama terletak pada proses pembelian. Saat membeli, pastikan kamu menyesuaikan ukuran sprei dengan ukuran kasur. Jika kamu memaksakan sprei berukuran kecil pada kasur yang besar, serat kain Microtex akan lebih mudah tertarik dan akhirnya cepat rusak. Hal itu pun berlaku pada kasus sebaliknya. Apabila kamu memaksakan sprei berukuran besar pada kasur kecil, kain sprei tidak akan pernah pas sehingga membuatnya mudah lepas dan cepat kusut. Jadi, agar hal ini tak terjadi, pastikan ukuran sprei sesuai dengan ukuran kasur, ya.

  • Pencucian dengan Mesin Cuci Hangat

Perawatan sprei Microtex juga sangat terletak pada cara mencucinya. Nah, setiap kali kamu membeli sprei Kintakun Collection berbahan Microtex, kamu sebenarnya sudah mendapatkan instruksi cuci pada kemasan. Salah satunya adalah mencuci dengan mesin hangat. Instruksi ini berarti kamu lebih direkomendasikan untuk mencuci kain sprei dengan air hangat bersuhu sekitar 30-32 derajat. Penggunaan air dingin sebenarnya tetap diperbolehkan, selama kamu tidak menggunakan air panas. Jika kamu ingin mencuci sprei Microtex secara manual, pastikan kamu menguceknya secara lembut dan tidak menggunakan sikat.

  • Mencuci dengan Putaran Sedang

Saat mencuci kain sprei, termasuk sprei Microtex, sangat disarankan untuk menggunakan putaran sedang pada mesin cuci. Pasalnya, karena ukuran sprei yang besar, jika menggunakan putaran cepat, bukannya cepat bersih, yang ada kain sprei malah akan sangat kusut saat diangkat dari mesin. Oleh karena itu, selalu atur mesin cuci pada putaran sedang dan pisahkan sprei dari cucian lain. Pasalnya, jika disatukan dengan cucian lain, bulu-bulu halus pada cucian lain bisa saja terlepas dan menempel pada kain sprei sehingga sprei Microtex yang kita miliki jadi cepat berbulu.

 

  • Jangan Menggunakan Pemutih

Selain harus memperhatikan mesin cuci, kamu juga harus memperhatikan jenis deterjen yang akan kamu gunakan saat mencuci sprei Microtex. Hal pertama yang harus selalu diingat adalah jangan pernah menggunakan pemutih. Soalnya, pemutih mengandung zat tertentu yang dapat merusak serat kain. Tak hanya itu, pemutih juga akan membuat warna sprei cepat pudar. Nah, selain jangan menggunakan pemutih, pastikan juga kamu tidak menggunakan deterjen yang terlalu keras. Meskipun dapat membersihkan noda dengan cepat, deterjen keras ternyata akan memperpendek usia sprei, lho.

  • Jangan Terlalu Lama Menjemur

Saat menjemurnya, pastikan sprei Microtex sudah kering dan tidak basah sama sekali. Jika masih basah, hal itu akan memicu tumbuhnya jamur penyebab bau apek. Jadi, pastikan sprei sudah kering betul, ya. Cara menjemurnya juga harus digantung dan dibalikkan agar tidak terpapar sinar matahari langsung. Dengan begitu, warna dan motif pada kain sprei tidak akan cepat pudar. Tak hanya itu saja. Kamu juga tidak boleh menjemurnya terlalu lama. Pasalnya, karena sprei berbahan Microtex cepat kering, proses penjemuran yang terlalu lama akan membuat sprei terasa terlalu kering, dan kelembutannya pun akan berkurang seiring waktu.

  • Setrika dengan Panas Sedang

Selesai dijemur, sprei Microtex biasanya sudah terlihat rapi karena bahannya dikenal tidak mudah kusut. Akan tetapi, jika kamu ingin menyetrikanya kembali untuk kerapian yang maksimal, alangkah baiknya kamu menyetrikanya dengan panas sedang. Jadi, kamu bisa mengatur suhu setrika dengan pengaturan untuk bahan katun, nylon, atau polyester. Tenang saja, kamu tidak perlu menyetrikanya dengan suhu tinggi kok agar cepat rapi. Soalnya, bahan Microtex memang sudah tidak mudah kusut dari proses produksinya.

  • Simpan dengan Rapi dan Teratur

Selesai disetrika, tips merawat sprei Microtex yang selanjutnya adalah menyimpannya dengan rapi dan teratur. Biasanya, pasangan kain sprei, seperti sarung bantal dan guling, sering hilang atau tercecer. Maka dari itu, lipatlah kain sprei dan simpan di dalam sarung bantal bersama dengan sarung guling. Cara melipat ini memang jauh lebih efektif dan tidak memakan tempat. Selain itu, ada baiknya satu kasur memiliki 3 set sprei Microtex agar sprei lebih awet dan tahan lama. 

  • Biasakan Gaya Hidup yang Rapi

Pada akhirnya, mau tak mau, keawetan kain sprei Microtex akan bergantung pada gaya hidup penggunanya. Jika jarang dirapikan, bukan tak mungkin sprei Microtex kehilangan fitur anti kusutnya sehingga tampak kurang menarik untuk dipandang. Untuk itu, pastikan kamu selalu merapikan sprei Microtex dan memastikannya menutupi seluruh ukuran kasur ya agar tidak mudah susut. Selain itu, jika ada noda sekecil apapun, kamu harus langsung membersihkannya karena noda membandel dapat perlahan merusak kain.

Itulah beberapa tips merawat sprei Microtex dengan berbagai keunggulannya. Tips merawat sprei Microtex ini sendiri sebenarnya akan selalu kamu temukan pada kemasan jika kamu membeli Kintakun D’luxe. Bahannya yang lembut dan nyaman berpadu dengan beragam warna dan motif yang sangat kekinian dan juga tidak mudah luntur. Jika kamu memilih Kintakun D’luxe, sprei Microtex yang kamu miliki pastinya akan lebih tahan lama, dan kamu tidak akan mudah berpaling ke lain hati. Yuk, cek koleksi motif Kintakun D’luxe di website ini atau marketplace kesayanganmu. Jangan sampai kehabisan, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *