store.kintakun-bedcover.co.idMembeli kain sprei tidak boleh dilakukan dengan asal. Setuju? Untuk itu, saat kamu hendak membeli sprei, ada baiknya kamu tidak tergiring harga dan opini yang beredar di masyarakat tanpa memahami betul spesifikasi kain sprei tersebut. Jika kamu hanya percaya pada omongan orang, bukan tidak mungkin kamu akan menyesal dengan pilihanmu, bukan? Terlebih jika harus merogoh kocek yang dalam. Nah, agar kamu terhindar dari kerugian tersebut, yuk kenali 5 salah kaprah tentang kain sprei berikut ini.

Foto : Pixabay

Menganggap Thread Count Segalanya

Salah kaprah tentang kain sprei yang pertama adalah mencari bahan dengan thread count (TC) yang tinggi. Thread count merupakan jumlah jalinan benang di area seluas 1 inci pada benang. Jalinan benang ini bisa membentuk vertikal atau horizontal. Meski jumlah benang sangat penting, hati-hati dalam melihat jumlahnya. Sebab, tingginya jumlah thread count tidak serta merta menentukan kualitas kain. Semakin banyak jumlahnya, kemungkinan dicampur dengan benang lain juga lebih besar. Karenanya, volume kain bisa lebih berat dan tidak anti-alergi.

Kain Organik Selalu Paling Unggul

Di dunia kain, jenis bahan organik memang memiliki sejumlah manfaat dan keuntungan, baik dari bahan maupun fungsi. Bahan organik memiliki karakteristik lebih lembut, tahan lama, dan antialergi. Tak diragukan lagi, kain berbahan dasar material organik biasanya juga lebih tinggi harganya, dibandingkan dengan bahan-bahan sintetis. Namun, jangan salah sangka, dewasa kini, dengan kecanggihan teknologi bahan yang tak terbuat 100 persen organik pun tak kalah bagus. Misalnya saja bahan microfiber. Bahan microfiber telah melalui proses teknik jahit agar menghasilkan kain yang sangat lembut. Selain itu, kain ini memiliki sirkulasi udara yang baik, sehingga penggunanya tak mudah kegerahan.

Bahan Microtex Cepat Panas

Salah kaprah tentang kain sprei berikutnya adalah mengira bahan microtex dapat memicu kegerahan dengan cepat. Ini keliru. Pasalnya, baik microtex maupun microfiber sekarang ini telah sama-sama memiliki keunggulan dalam hal sirkulasi udara. Keduanya dapat mengatur udara yang keluar dan masuk pada kain dengan baik, sehingga Anda tak perlu khawatir akan cepat gerah. Hal yang justru mesti Anda perhatikan agar tidak kegerahan adalah sirkulasi udara kamar. Sebab, mau sebagus apapun bahan kain sprei, jika sirkulasi udara kamar tidak baik, maka tetap saja aliran udaranya tidak akan baik pula.

Ukuran Boleh Asal Pilih

Kesalahan saat membeli sprei yang berikutnya adalah asal memilih ukuran. Sprei harus pas dan sesuai dengan ukuran kasur. Tak hanya dari sisi panjang lebarnya saja, tingginya pun harus sesuai. Tak sedikit matras atau kasur yang memiliki ketebalan lebih sehingga tinggi. Jika kain sprei yang lebih kecil dipaksakan dipasang pada kasur berukuran besar, hal ini dapat merusak serat kain sehingga cepat rusak dan tidak awet. Jadi, sebaiknya, selalu pastikan panjang, lebar, dan tingginya sesuai. Jika ada karet keliling tambahan, pastikan bisa menutupi seluruh ukuran kasur. 

Sprei Boleh Tidak Dicuci sebelum Digunakan

Kesalahan saat beli sprei adalah mengira tak usah dicuci. Melansir laman fimela.com,  mengganti sprei merupakan agenda wajib bagi penggunanya. Berdasarkan penelitian, meski tak kasat mata, bakteri dan virus kerap kali berkumpul di seprei dan sarung bantal. Sprei yang lama tak dicuci bisa menjadi sarang bakteri, yang kemudian bisa menjadi kotoran bakteri. Terlebih, jika sprei tersebut terkena noda seperti keringat, air liur, urine, make up, dan lain sebagainya. Menurut para ahli, waktu yang ideal untuk mencuci sprei adalah satu minggu sekali. Namun, jika sprei mudah kotor, sebaiknya lebih sering lagi. Jangan menunda mencuci sprei mu, ya.

Itulah 5 salah kaprah tentang kain sprei yang paling umum di Indonesia. Nah, agar kamu gak pusing dan ribet, produk Kintakun menyediakan sprei berkualitas, bahkan ada yang langsung bisa pakai tanpa dicuci terlebih dahulu, yaitu Kintakun Luxury. Ini karena sprei dan comforternya sudah di-laundry setelah proses produksi. Jadi, sudah terjamin kehigienisannya. Bahannya juga lembut dan adem berkat teknologi HeiQ Smart Temp. Jadi, jangan ragu untuk memilikinya. Yuk segera cek di sini atau marketplace kesayanganmu.

Sumber :fimela, bahan kain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *