store.kintakun-bedcover.co.id – Sudah bukan rahasia lagi kalau sprei berbahan katun merupakan idola sejuta umat karena kesejukan dan ketahanan bahannya. Ini tidak terlepas dari karakteristik bahan alaminya yang membuat kualitas kain justru akan bertambah seiring lamanya pemakaian. Nah, meskipun sprei katun bisa bertahan hingga bertahun-tahun, bukan berarti kamu bisa menggunakannya dengan asal-asalan. Ada cara tertentu yang harus kamu lakukan agar sprei katun bisa jauh lebih awet dan tahan lama. Mau tahu? Yuk, simak beberapa tips merawat sprei katun ala Kintakun Collection ini.

  • Pastikan Membeli 100% Katun

Tips merawat sprei katun yang pertama terletak pada saat kamu membeli sprei katun itu sendiri. Katun adalah bahan organik yang sangat baik untuk kenyamanan kulit. Tak hanya itu, katun juga memiliki ketahanan yang sangat baik. Namun, tak sedikit bahan katun yang kini tidak 100% alami dan sudah dicampurkan dengan bahan-bahan lain seperti polyester, contohnya katun lokal atau katun CVC. Kualitas dan ketahanannya tentu akan berbeda. Jadi, jika kamu ingin memiliki sprei katun yang bisa awet hingga bertahun-tahun, pilihlah sprei yang berbahan 100% katun alami.

  • Cuci Sebelum Digunakan

Umumnya, sprei memang harus dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan. Hal ini untuk meminimalisir noda pabrik yang mungkin saja terbawa pada kain sprei. Namun, tak hanya itu saja. Sprei berbahan katun memiliki keunikan karena kelembutannya justru akan bertambah seiring pencucian. Nah, jika kamu mendapati sprei katun terasa kasar pada saat dibuka dari kemasan, jangan merasa khawatir atau terkhianati. Sprei katun memang harus dicuci terlebih dahulu agar feel bahannya terasa lebih lembut dan halus. Dijamin, setelah beberapa kali pencucian, sprei katun sudah akan hilang kok feel kasarnya.

  • Cuci dengan Air Dingin

Berbeda dengan sprei Microtex, sprei katun jauh lebih baik apabila dicuci dengan air dingin atau pada suhu yang tidak melebihi 30 derajat. Pasalnya, katun tergolong ke dalam jenis bahan organik dan alami yang berasal dari serat kapas. Nah, pencucian dengan air dingin ini bisa menggunakan tangan ataupun mesin cuci. Jika kamu ingin menggunakan tangan, kucek dengan lembut dan jangan gunakan sikat. Apabila kamu memilih untuk menggunakan mesin cuci, pastikan kamu tidak merendamnya terlalu lama dan jangan gunakan pemutih. Gunakan juga deterjen lembut untuk mencuci sprei berbahan katun.

  • Pisahkan dengan Cucian Lain

Saat mencuci kain sprei berbahan apapun, pastikan kamu tidak menyatukannya dengan cucian lain. Selain karena ukurannya lebih besar dan jika disatukan akan membuatnya kusut, bulu-bulu halus pada pakaian atau cucian lain bisa saja terlepas pada saat proses pencucian dan menempel pada sprei katun. Hal itu tentu akan memperpendek usia kasur karena kain akan lebih mudah berbulu. Kenyamanan pun akan berkurang. Jadi, pisahkanlah sprei dengan cucian lain ya saat proses pencucian.

  • Jangan Melakukan Dry Cleaning

Dry cleaning memang menjadi pilihan alternatif bagi mereka yang ingin cuciannya cepat bersih. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku pada sprei berbahan organik seperti katun. Proses dry cleaning akan membuat serat alami katun menipis dan kehilangan kualitasnya. Tak hanya itu, zat yang digunakan untuk proses dry cleaning dapat bereaksi pada kulit dan membuat sprei katun kehilangan kealamiannya. Sprei katun yang tadinya anti alergi malah akan membuat kulitmu tidak nyaman. Untuk itu, sebaiknya, cucilah sprei berbahan katun dengan cara pada umumnya saja, ya.

  • Jemur di bawah Sinar Matahari

Sprei katun sangat disarankan untuk dijemur di bawah sinar matahari. Penjemuran di ruang terbuka dan di bawah sinar matahari akan memastikan katun mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Meskipun begitu, kain sprei tetap harus dibalik karena warna pada kain katun dapat lebih mudah pudar mengingat bahannya yang organik. Nah, jika ingin mengeringkan dengan mesin pengering terlebih dahulu, sebaiknya kamu atur proses pengeringan di putaran sedang saja. Namun, tetap perlu dipahami bahwa proses pengeringan yang maksimal bagi sprei katun adalah saat digantungkan di bawah sinar matahari.

  • Setrika dengan Panas Sedang

Menyetrika sprei katun sebenarnya sangat mudah karena bahan katun termasuk sering berada di pengaturan kebanyakan setrika di Indonesia. Jadi, setelah mengangkatnya dari jemuran, kamu tinggal langsung saja mengatur setrika pada panas yang dikhususkan untuk bahan katun. Nah, sprei katun memang lebih cepat kusut dan akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyetrikanya. Jadi, tips merawat sprei katun lainnya adalah kamu harus lebih bersabar saat penyetrikaan. Jangan karena merasa terlalu lama saat menyetrikanya, kamu mengubah panas setrika ke suhu yang tinggi. Hal ini tentu malah akan merusak kain.

  • Rapikan secara Rutin

Setelah proses pencucian selesai, ketahanan kain akan kembali bergantung pada gaya hidup kamu. Jika kamu rapi dalam menyimpannya, maka sprei katun akan lebih awet. Jika kamu rapi saat memasangnya di kasur, maka sprei katun akan lebih tahan lama. Ingat, karena bahan alami katun mudah susut, kamu harus memastikannya selalu terpasang dan menyelimuti seluruh bagian kasur. Selain itu, jangan biarkan noda membandel atau hewan peliharaan naik ke atas kasur karena bisa membuat katun kehilangan kualitasnya.

Itulah beberapa tips merawat sprei katun yang perlu kamu ketahui. Jika dirawat dengan benar, sprei katun akan senantiasa memberikan kenyamanan istirahat selama bertahun-tahun. Sama seperti koleksi Kintakun Beglance Cotton. Didesain dengan aneka motif yang elegan, sprei dan bedcover Kintakun Beglance Cotton menjamin bahan 100% katun alami tanpa campuran bahan lain. Karena itulah, kain sprei yang satu ini terasa sangat nyaman di kulit dan tidak akan menimbulkan alergi pada kulit sensitif. Ingin meningkatkan kualitas tidurmu malam ini dengan Kintakun Beglance Cotton? Yuk, miliki koleksinya sekarang juga! Pilihan motif dan ukurannya bisa kamu temukan di website ini atau marketplace favoritmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *