store.kintakun-bedcover.co.idSaat membeli kain sprei, ada banyak hal yang perlu kita pertimbangkan, mulai dari jenis bahan, warna, motif, dan berbagai faktor lainnya. Nah, selain hal-hal yang sudah disebutkan tadi, ada baiknya nih kita juga memperhatikan thread count (TC) yang tertera pada produk kain sprei. Thread count (TC) ini termasuk penentu kualitas kain lho. Tapi, apakah thread count itu segalanya saat membeli kain sprei? Ataukah kita harus memperhatikan bahannya terlebih dahulu? Lantas, lebih baik pilih bahan atau thread count? Berikut ulasannya.

Foto : Pixabay

 

Bahan pada Kain Sprei di Indonesia

Bahan kain sprei telah banyak dikembangkan menjadi berbagai jenis, mulai dari bahan sintetis hingga organik. Di Indonesia yang beriklim tropis ini, kain sprei yang umumnya digunakan adalah microfiber dan microtex, katun, tencel, serta linen. Bahan merupakan hal pertama yang sebagian masyarakat cari karena dianggap sebagai penentu kualitas kain sprei. Sebab, setiap bahan memiliki ciri dan keunggulannya masing-masing. Microfiber atau microtex, misalnya, memiliki kelembutan bahan dengan harga yang terjangkau. Di sisi lain, katun terkenal akan kesejukan bahan yang maksimal. 

 

Apa itu Thread Count (TC)?

Kita sudah cukup familiar dengan bahan kain sprei. Lantas, apa itu thread count (TC)? Banyak di antara kita yang masih bingung dengan istilah thread count yang biasanya tertera pada spesifikasi kain. Thread count atau kerap disingkat TC merupakan istilah yang merujuk pada jumlah benang dalam inci persegi, baik membentuk memanjang maupun melintang. Sederhananya, thread count bisa dikatakan sebagai kerapatan benang. TC berperan penting dalam menentukan kualitas kain, namun bukan syarat mutlak. Tingkatan TC ini beragam, mulai dari kisaran angka ratusan sampai hampir menembus seribu pun ada.

Seberapa Pentingkah Thread Count (TC)?

Nah, TC memang merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan pada kain sprei. Namun, jangan sampai kamu membeli kain sprei dengan hanya berpegang pada thread count yang tertera. Di beberapa kasus, TC tidak serta merta memastikan bahwa kain sprei tersebut berkualitas baik. Bisa saja meskipun thread count-nya di atas angka 400, kain tersebut dikembangkan atau dijalin dengan benang lain yang kualitasnya di bawah, sehingga bahannya terasa lebih berat dan tidak anti-alergi. 

 

Jadi, Pilih Bahan atau Thread Count?

Meski thread count penting dalam menentukan kualitas suatu bahan, kamu tetap harus lebih memperhatikan jenis bahannya terlebih dahulu. Apakah kain tersebut berbahan dasar katun, linen, atau microfiber. Baru setelah itu, kamu bisa mempertimbangkan diameter benangnya, jumlah, dan juga ukurannya. Untuk pemakaian sehari-sehari, apalagi di iklim tropis seperti Indonesia, biasanya kain di atas 150-200 TC sudah bisa dikatakan sebagai kombinasi yang ideal. Dari segi kenyamanan, harga, kualitas, kekuatan dan breathability-nya, juga sudah cukup seimbang. 

 

Jadi, sudah tahu kan harus pilih bahan atau thread count saat membeli kain sprei? Nah, tak usah khawatir, koleksi sprei dan bedcover Kintakun Collection, mulai dari seri Kintakun D’luxe, Kintakun Luxury, sampai Kintakun Beglance dirancang dengan kain yang memiliki bahan sekaligus thread count yang ideal, dipadukan dengan motif kekinian, menjadikannya perlengkapan tidur yang sangat lembut dan nyaman di kulit. Jadi, kamu akan selalu mendapatkan tidur yang berkualitas setiap harinya. Yuk, segera cek koleksi produk dari Kintakun di sini  atau marketplace kesayanganmu. Jangan sampai kehabisan, ya!

 

Sumber: Good House Keeping

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *