store.kintakun-bedcover.co.idBelakangan ini, sprei dengan bahan organik banyak diincar konsumen, lantaran bahannya yang nyaman, dingin, dan yang paling utamanya lagi, tidak menimbulkan alergi pada kulit. Oleh karena itu, tak sedikit produk sprei berbahan alami yang akan kamu jumpai di pasaran, dengan kualitas yang tentunya beragam. Lalu, apa saja bahan sprei alami yang sering digunakan di Indonesia?

Foto: Unsplash

 

  •  Katun

Foto: Unsplash

Bahan sprei alami yang paling umum dijumpai di pasaran adalah katun. Dibuat dari 100 persen pohon kapas, tekstur kain katun cukup lembut dan adem. Selain itu, breathability kain katun (kemampuan memberikan sirkulasi udara pada kain) sangat baik sehingga kamu tak akan mudah kepanasan saat menggunakannya. Sprei katun tergolong lebih terjangkau dibandingkan sprei berbahan alami lainnya, seperti serat bambu, sutra, serta linen. Jadi, jika sprei lainnya tersebut cukup merogoh kocek, kamu bisa mencoba bahan katun yang berbahan alami, namun harganya cukup terjangkau.

  • Serat Bambu

Foto: Unsplash

Bahan sprei alami yang berikutnya adalah serat bambu. Rupanya, bambu tak hanya sebagai makanan pokok panda saja, melainkan sebagai bahan kain sprei juga bisa. Serat bambu mengandung anti-mikroba yang bisa melindungimu dari alergi tungau debu. Selain itu, sprei berbahan serat bambu juga bisa menyerap air dengan sangat baik. Tak heran, di pasaran, sprei berserat bambu banyak diburu masyarakat meski tergolong cukup merogoh kocek. Misalnya saja pada kain Tencel. Serat kayu bambu pada kain Tencel mampu menyerap hawa panas dan sangat ramah lingkungan.

  • Sutra

Foto: Unsplash

Dari dulu, bahkan sejak zaman kerajaan, kain sutra dikenal dengan kualitasnya yang bagus. Selain membuat kesan elegan dan mewah, sprei berbahan sutra bisa tahan lama dan kuat untuk digunakan. Di pasaran, bahan sprei alami ini termasuk kategori premium, karena selain kualitasnya yang juara, proses pembuatannya pun terbilang rumit. Kain sutra terbuat dari sejenis serat protein alami yang ditenun menjadi kain. Serat yang umum digunakan yakni berasal dari kepompong ulat sutra murbei. Asam amino yang terkandung pada serat sutralah yang membuat kain menjadi halus dan lembut, serta nyaman saat digunakan.

  • Linen

Foto: Unsplash

Bahan sprei alami berikutnya untuk kamu berdomisili di daerah yang berhawa panas atau tropis adalah sprei linen. Kain linen juga merupakan pilihan organik yang cocok dijadikan bahan dasar sprei. Pasalnya, kain linen memang dikenal baik dalam penyerapan hawa panas. Selain itu, serat yang digunakan pada kain linen tak mudah terburai. Meski serat kain linen kuat dan tebal, daya serapnya cukup tinggi, sehingga kamu tak usah repot-repot menjemur lama kain linen.

Untuk mendapatkan manfaat bahan sprei alami, kamu bisa mencoba berbagai varian produk Kintakun Collection. Seri Kintakun Beglance menghadirkan sprei berbahan 100% organik dan premium yang akan memberikan kualitas hotel bintang lima pada tidurmu  Selain itu, produk Kintakun Beglance telah teruji hypoallergenic dan ramah lingkungan, jadi dijamin aman untukmu yang memiliki kulit sensitif. Yuk, segera cek stoknya di sini atau marketplace kesayanganmu, ya.

 

Sumber: dekoruma, popbela

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *