store.kintakun-bedcover.co.idDi pasaran, kain Tencel dikenal dengan kualitas dan harga yang cukup fantastis. Namun, hal ini bukan tanpa alasan. Bahannya yang terbuat dari serat kayu menjadikan kain Tencel sangat lembut, dingin, halus, dan super nyaman saat digunakan, termasuk untuk kain sprei. Nah, tapi kamu masih penasaran kan, apa itu kain Tencel dan bagaimana proses pembuatannya? Berikut penjelasan singkat mengenai kain Tencel.

Foto: Tencel.com

  • Apa itu Tencel?

Foto: Pixabay

Istilah Tencel yang ada di dunia kain sebetulnya bukan merujuk pada jenis kain, melainkan nama suatu merek atau brand. Melansir laman tencel.com, pemilik brand Tencel adalah  perusahaan bernama Lenzing. Berkat perusahaan yang berpusat di Austria inilah, istilah Tencel menjadi lebih populer di kalangan masyarakat untuk merujuk pada jenis kain yang terbuat dari serat lyocell. Kain Tencel banyak digunakan untuk berbagai jenis kebutuhan, termasuk pakaian dan sprei. Dikenal dengan kualitasnya unggul, Tencel menempati posisi premium dalam dunia tekstil.

  • Jenis Kainnya Lyocell

Foto: Tencel.com

Seperti dijelaskan sebelumnya, kain Tencel sebenarnya merupakan salah satu brand populer yang digunakan untuk menyebut kain lyocell. Serat pembentuk kain Tencel atau lyocell ini adalah serat pohon kayu. Tencel merupakan generasi terbaru dari kain rayon yang mencampurkan senyawa organik makhluk hidup, dalam hal ini serat kayu, dengan senyawa kimiawi buatan manusia. Pencampuran kedua bahan dasar ini diperlukan agar bahan dapat menjadi benang. Berbeda halnya dengan bahan organik seperti katun yang dipintal langsung dari tanaman kapas atau kain sutra dari kepompong ulat.

  • Proses Pembuatan

Foto: Unsplash

Untuk menghasilkan kain Tencel, diperlukan senyawa organik makhluk hidup dan senyawa kimia amine oxide. Pada mulanya, kayu yang telah dipilih diolah menjadi wood chips atau potongan-potongan kayu. Kayu yang digunakan biasanya berasal dari pohon eucalyptus, betula, atau bambu. Wood chips kemudian diproses di pabrik untuk memisahkan serat dan pulp yang berbentuk bubur kertas. Pulp sendiri mengandung serat-serat atau selulosa yang nantinya dicampurkan dengan senyawa amine oxide, sehingga terbentuklah benang Tencel atau lyocell.

  • Ramah Lingkungan

Foto: Pixabay

Dalam prosesnya, Tencel memiliki beberapa poin unggul, dibandingkan serat lain, khususnya dalam sisi keberlanjutan. Pada umumnya, proses pencampuran bahan kain di pabrik yang tidak ramah lingkungan kerap menimbulkan racun serta polusi udara da air, yang berujung pencemaran lingkungan. Akan tetapi, pada proses pembuatan kain Tencel, serat lyocell dicampur dengan bahan kimiawi yang benar-benar aman dan tak beracun. Dengan kata lain, bahan Tencel ini sangat eco-friendly. Dengan sistem close-loop, senyawa kimia pada kain Tencel juga dapat didaur ulang dan digunakan kembali.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai apa itu Tencel. Untuk merasakan sensasi kenyamanan sprei premium berbahan Tencel, kamu bisa mencoba produk Kintakun Beglance Tencel, yang memiliki tingkat kelembutan luar biasa dan sirkulasi udara yang sangat baik. Dengan sprei berbahan Tencel, tidurmu dijamin akan semakin nyaman dan berkualitas. Ingin segera merasakannya sendiri? Yuk, buruan cek di sini atau marketplace kesayanganmu, ya!

 

Sumber: Tencel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *