store.kintakun-bedcover.co.id Seperti yang kita ketahui bersama, bantal merupakan barang yang tak dapat dipisahkan dengan tidur. Sebab, selain memberikan kenyamanan, bantal juga dapat membantu menjaga kesehatan penggunanya. Berkat kecanggihan teknologi, bantal kini memiliki beragam jenis isian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu, lho. Yuk, kenali jenis isian bantal berikut supaya kamu nggak salah beli.

Foto : Unsplash

 

  •   Memory Foam

Kalau kamu memiliki masalah dengan dengan kualitas tidur, jenis  isian bantal yang satu ini sangat cocok buat kamu. Dengan bahan sejenis busa Polyurethane (PU), bantal memory foam bisa kembali seperti semula dalam beberapa waktu setelah mendapat tekanan saat digunakan. Selain itu, bantal ini bisa menjauhkanmu dari serangan tungau. Jadi, kamu bisa terhindar dari alergi karena pori-porinya sangat kecil. Hanya saja, bantal yang terbuat dari busa ini kebanyakan berbahan panas, sehingga menyebabkan gerah.

 

  •   Latex

Untuk yang merasa bahunya sering kaku, sebaiknya gunakan jenis isian bantal berbahan latex pada saat tidur. Isian bantal yang berasal dari getah karet ini telah melewati proses penyulingan, sehingga bahannya bertekstur elastis dan sangat cocok untuk leher dan bahumu. Keunggulan lain dari bahan lateks adalah ketahanannya terhadap air dan suhu sehingga kamu tidak perlu menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Ini membuatnya bisa bertahan hingga lima tahun.

 

  • Bulu Angsa

Bulu angsa telah digunakan sejak dulu, tepatnya oleh Bangsa Eropa sebagai bahan alat rumah tangga seperti bantal. Bulu angsa digunakan karena kelembutannya. Untuk isian bantal, bulu yang biasanya digunakan adalah bagian leher dan dada. Namun, bulu angsa yang paling baik kualitasnya adalah pada bagian lehernya. Semakin banyak bulu leher yang digunakan, maka kualitasnya semakin baik. Meskipun demikian, harga di pasaran biasanya lebih mahal.

 

  • Kapas & Kapuk

Seperti halnya bulu angsa, kapas dan kapuk termasuk bantal tradisional. Artinya, sudah ada sejak dulu. Jenis isian bantal ini memang kuat dalam menopang beban dan ketebalannya bisa disesuaikan. Akan tetapi, isian bantal kapas atau kapuk lama kelamaan akan memadat dan menimbulkan lembap. Maka dari itu, bantal dengan jenis isian ini mesti sering dijemur.  Selain itu, bahan ini mudah berdebu dan bisa menjadi sarang tungau, sehingga bisa berdampak pada kulit dan pernafasan. Jika kamu memiliki gangguan pernafasan, bantal ini tidak dianjurkan.

 

  • Dakron

Kamu mungkin sering melihat bantal baru yang dibeli saat dibuka kemasannya akan otomatis mengembang. Itulah bantal berbahan dakron. Sama seperti latex, dakron bertekstur ringan dan cocok bagi kamu yang mengalami gangguan pernafasan dan kulit. Sebab, bahan ini anti tungau dan debu. Bedanya, dakron terbuat dari serat plastik yang sangat halus.

Nah, jadi pastikan kamu sudah tahu bantal jenis apa yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu, ya. Untuk menunjang kebutuhanmu tersebut, koleksi bantal dari Kintakun Collection tentu bisa jadi pilihannya. Bantal Kintakun tersedia dalam berbagai jenis, mulai dari bantal D’Luxe, bantal sanitized Luxury, hingga bantal Beglance Premium. Bahannya yang lembut dan empuk dijamin bisa membantu menjaga kualitas tidurmu. Segera miliki produknya di sini di sini

 

Sumber: kompas, grid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *