store.kintakun-bedcover.co.id Saat membeli kain sprei, kita biasanya akan dihadapkan dengan beberapa detail yang perlu dipertimbangkan, mulai dari jenis bahan yang digunakan, ragam motif, hingga kerapatan benang pada kainnya (thread count). Nah, buat kamu yang belum paham tentang spesifikasi yang satu ini, kamu mungkin bertanya-tanya mengenai fungsi kerapatan benang kain sprei. Kalau begitu, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

  • Mempengaruhi Kelembutan Bahan

Kerapatan benang kain sprei merujuk pada jumlah benang yang saling disilangkan per inci persegi. Sebagai contoh, jika terdapat 200 benang vertikal yang disilangkan dengan 200 benang horizontal, maka kerapatan benangnya terukur menjadi 400 TC (thread count). Semakin rapat persilangan benang tersebut, maka akan semakin lembut pula bahan kain spreinya. Sebaliknya, semakin tipis benang, maka kain sprei akan terasa lebih kaku. 

 

  • Berdampak pada Ketahanan Sprei

Selain dapat mempengaruhi kelembutan bahan, kerapatan benang juga akan berpengaruh pada usia kain sprei. Sprei dengan kerapatan benang yang tinggi biasanya akan lebih awet. Ini karena bahannya yang rapat akan lebih tahan saat dicuci. Sebaliknya, bahan kain dengan kerapatan benang yang rendah akan lebih mudah rusak saat pencucian. Pada akhirnya, kamu pun akan harus lebih sering membeli sprei baru.

 

  • Berpengaruh pada Breathability (Mengontrol Kelembapan)

Kerapatan benang kain sprei juga akan mempengaruhi tingkat kesejukkan di tempat tidur, lho. Bahan-bahan kain dengan kerapatan benang yang lebih tinggi akan terasa breathable. Ini karena bahan memiliki daya kontrol kelembapan yang tinggi, sehingga udara dapat bergerak dengan lebih bebas. Maka dari itu, jika kamu memiliki kulit yang sensitif, kamu dianjurkan untuk menggunakan kain sprei dengan kerapatan benang yang tinggi.

 

  • Tingkat Kerapatan Benang Kain Sprei

Nah, kerapatan benang kain sprei bisa dikelompokkan ke dalam tiga jenis. Tingkat tertinggi berada di angka 800-1000 TC. Kerapatan ini biasanya dimiliki jenis kain sprei mewah, seperti Katun Mesir (Egyptian Cotton). Lalu, ada tingkat 300 – 600 TC. Jenis ini sudah tergolong sangat baik, seperti misalnya Katun Jepang dan beberapa jenis kain Microtex berkualitas tinggi. Terakhir, ada tingkat kerapatan rendah di bawah 200 TC yang biasanya kurang nyaman digunakan.

Itulah sedikit ulasan mengenai kerapatan benang yang perlu kamu ketahui sebelum membeli kain sprei. Tak perlu khawatir. Semua produk kain sprei Kintakun Collection dibuat dari bahan dengan kerapatan benang yang tinggi. Kerapatan bahan yang terjamin ini tentu akan membuat sprei terasa lembut dan sejuk, kebutuhan tidur pun akan terpenuhi. Kamu bisa sesuaikan sprei pilihanmu dengan budget dan kebutuhan, mulai dari koleksi D’luxe, Luxury, hingga Beglance. Yuk, dapatkan sprei Kintakun di sini atau marketplace pilihanmu.

 

Sumber: The Sleep Judge

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *